Materi Dakwah - Akibat dari Orang yang Melupakan Alloh SWT.

 akibat dari orang yang melupakan Allah swt
بسم الله الرحمن الرحيم
إِنَّ الْحَمْدَ لِلهٍ نَحْمَدُهٌ وَنَسْتَعِيْنُهٌ وَنَسْتَغْفِرُهٌ وَنَعُوذٌ بِاللهِ مِنْ شُرٌرِ اَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّأَٰتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلًا مُضِلَّ لًهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلًا هٰدِيَ لًهُ
أشهد ان لاإله إلا الله وحده لا شريك له واشهد ان محمد عبده ورسوله الذي لا نبي بعده
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى اله وَصحابه إلى يوم القيامة. أما بعد
قال الله تعلى في القرأن الكريم، أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لًهُ مَعِيْشَةَ ضَنْكَا وَنَحْشُرٌهٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى.. الأية
Hadirin rojimakumulloh, alhamdulillah segala puji hanya milik Alloh yang mana atas limpahan nikmat-Nya yang telah Ia berikan kepada kita, kita dapat berkumpul dalam majelis dzikir yang insya Allah di muliakan oleh alloah swt.
Shalawat serta salam semoga selamanya tercurahkan kepada junjunan alam nabi besar Muhammad saw, kepada keluarganya, para sahabatnya, para tabi’n dan sampailah kepada kita selaku ummatnya, amin..

Hadirin rohimakumullah, pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menjelaskan akibat dari pada melupakan dzikir kepada Allah swt.
Dzikir menurut bahasa adalah “mengingat”, sedang menurut istilah islam ialah mengingat Allah swt baik dengan perkataan, perbuatan atau dengan hati. Baik secara dzahar ataupun sirr(tersembunyi) dengan tujuan beribadah dan mengharapkan ridha Allah swt.
Dzikir ini di perintahkan oleh Allah swt sebagaimana dalam firman-Nya yang artinya “ ingatlah (berdzikirlah) kalian kepada-Ku maka niscaya kami pun akan mengingat kalian..”,
Dalam terjemahan ayat diatas jelaslah bahwa barang siapa yang selalu mengingat (berdzikir) kepada Allah, maka niscaya Allah pun akan selalu mengingat kita. Dalam keterangan lain dikatakan bahwa “ingatlah engkau kepada-Ku di waktu lapang maka niscaya Aku akan mengingat mu di waktu sempit”, hal tersebut menunjukkan betapa pentingnya mengingat Alloh baik di waktu kita lapang ataupun waktu sempit dan di waktu kita sehat ataupun sakit, karena sesungguhnya Alloh akan selalu mengingat hambanya di kala hambanya mengingat-Nya.
Bahkan Allah akan memberikan pahala yang berlipat bagi orang yang mengingat dan bersyukur kepada-Nya dengan menambahkan segala bentuk kenikmatan yang begitu luas kepada kita.
Hadirin rohimakumullah, itulah ganjaran bagi orang-orang yang selalu mengingat dan bersyukur kepada Allah. Sekarang mari kita coba menguak bahaya bagi orang yang melupakan dzikir kepada Allah atau tidak mengingat allah swt.
Pada ayat pertama yang sudah saya bacakan (ayat).
Yang artinya “ dan barang siapa yang yang melupakan dzikir(ingat) kepada-ku, maka sesungguhnya baginya adalah kehidupa yang begitu sempit dan kelak pada hari kiamat ia akan di kumpulkan dalam keadaan buta”.
Hadirin rohimakumullah, isi kandungan dari ayat diatas ialah mengandung ancaman kepada kita yang melupakan dzikir (ingat) kepada Alloh swt.
Ketahuilah dan waspadailah wahai para hadirin semua, bahwasannya ancaman yang pertama dalam firman Allah di atas ialah kehidupan kita akan serba sempit jika kita melupakan Allah, karena hanya Allah lah yang bisa memberikan kita rizqi yang begitu melimpah, kenikmatan yang begitu mewah bahkan semua bentuk ketenangan dan kenyamanan hidup akan dapat kita raih jikalau kita selalu mengingat Allah swt, namun yang paling di tekankan dalam hal ini kita tidak hanya mengingat Allah saja, akan tetapi kita mengamalkan apa yang Allah perintahkan kepada kita serta menjauhi bahkan meninggalkan apa yang allah larang dari kita.
Ancaman yang kedua bagi orang yang melupakan allah ialah setelah ia mati dan di bangkitkan kembali allah akan mengumpulkan orang tersebut dalam keadaan buta. Coba kita bayangkan betapa malangnya nasib orang yang melupakan Allah swt, di dunia mereka mendapati hidupnya dalam keadaan serba sempit dan di akhirat kelak mereka akan di kumpulkan dalam keadaan buta. Na’udzubillah..
Oleh karena itu, mari kita semua mulai belajar mengingat Allah dengan cara meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah swt, karena tidak ada satu jalan pun untuk menempuh kebahagiaan dunia serta akhirat kecuali dengan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah swt.
Hanya itu yang dapat saya sampaikan, moon maaf bila ada salah, semoga apa yang saya sampaikan ini bermanfaat bagi para hadirin semuanya. Amin..

Wassalam..

Komentar